Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Kediri hadir untuk membakar semangat Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) supaya senantiasa tangguh serta punya asa dalam mengejar mimpi mereka.
Acara bertajuk Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga AMPK ini terselenggara berkat kerja sama TP PKK Kabupaten Kediri dengan Dinas Sosial, bertempat di Pendopo Panjalu Jayati pada Kamis (8/10).
Dyah Saktiana selaku Ketua Pokja 1 yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mengutarakan bahwa agenda ini merupakan bentuk ikhtiar PKK dalam menyemangati anak-anak yang butuh perlindungan ekstra.
Tercatat ada 30 anak bersama 30 pendamping yang mengikuti jalannya acara ini. Pendekatan psikososial dipilih sebagai metode pendampingan guna menolong anak dan keluarga mengatasi situasi yang menuntut perhatian khusus.
“Mudah-mudahan mereka kuat, terlindungi, dan anak-anak semakin mempunyai harapan untuk mencapai cita-citanya,” katanya.
Nana, sapaan akrabnya, juga menuturkan bahwa keluarga adalah ruang bagi para anggotanya untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi, sehingga memiliki fungsi sosial yang krusial dalam menyokong anak.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa bentuk pendampingan yang disalurkan pada acara ini berupa dukungan psikososial. Ke depannya, pihak PKK siap turun tangan apabila ditemukan warga yang butuh perlakuan khusus.
Langkah tersebut dijalankan lewat sinergi bersama Dinas Sosial serta pihak desa supaya penanganan yang diberikan betul-betul pas dengan keperluan anak beserta keluarganya.
“Kita bersama-sama bergerak untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak yang memang memerlukan perlindungan khusus,” tambahnya.

Leave a comment