KEMARAU MAKIN PANJANG, TNI DAN WARGA GELAR SHALAT ISTISQA: BERHARAP HUJAN SEGERA TURUN!

Kemarau panjang masih menjadi perhatian di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Kondisi kering tidak hanya membuat ketersediaan air bersih menjadi lebih sulit, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 🌳🔥

Menghadapi kondisi tersebut, Kodam VI/Mulawarman menggelar shalat istisqa atau shalat untuk memohon turunnya hujan di Lapangan Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, pada Sabtu (29/8).

Kegiatan ini diikuti sekitar 850 orang dari berbagai unsur, mulai dari prajurit TNI, Polri, BPBD, Basarnas, relawan, tokoh agama, hingga masyarakat. Selain menjadi bentuk ikhtiar secara spiritual, kegiatan ini juga menjadi pengingat agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan.

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan kondisi kemarau dapat semakin panjang akibat fenomena El Nino. Karena itu, doa diharapkan berjalan beriringan dengan usaha nyata untuk menghadapi dampak kekeringan dan mencegah karhutla.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membakar sampah sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan titik api.

Di tengah kondisi yang masih kering, pesan yang disampaikan cukup sederhana: berdoa boleh, tapi menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran juga harus dilakukan bersama.

Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur | Kodam VI/Mulawarman gelar Shalat Istisqa meminta hujan untuk atasi kemarau | Arumanto/Novi Abdi | 30 Agustus 2026 | gambar ilustrasi AI

Leave a comment