MAUNG TNI DITABRAK BUS DI SURAMADU! Ternyata Jaga Jarak Bisa Jadi Penentu Keselamatan

Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil Maung milik salah satu batalyon di Madura terjadi di Jembatan Suramadu, Bangkalan, Jawa Timur, Senin malam (31/8). Insiden ini melibatkan lima kendaraan dan menjadi pengingat pentingnya menjaga jarak aman saat berkendara.

Kejadian bermula ketika beberapa kendaraan di depan bus tiba-tiba berhenti saat melewati area perbaikan jembatan. Bus yang berada di belakang diduga tidak memiliki cukup ruang untuk melakukan pengereman hingga akhirnya menabrak mobil Maung di depannya. Bagian belakang Maung pun mengalami kerusakan.

Beruntung, tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Peristiwa ini juga telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak-pihak yang terlibat.

Dari kejadian ini, ada satu hal penting yang perlu diingat pengendara: jangan terlalu mepet dengan kendaraan di depan. Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menyarankan jarak aman sekitar empat detik dalam kondisi normal.

Saat hujan, berkabut, jalan licin, atau ketika berada di belakang kendaraan besar seperti bus dan truk, jaraknya sebaiknya ditambah menjadi sekitar enam detik. Caranya cukup sederhana: pilih tiang, rambu, atau objek di pinggir jalan, lalu mulai menghitung ketika kendaraan di depan melewatinya.

Sumber: Kompas.com | Belajar dari Kecelakaan Maung di Suramadu, Pentingnya Jaga Jarak Aman | 1 September 2026 | gambar ilustrasi AI

Leave a comment