Ada-ada saja cara unik warga Singapura untuk menyiasati masalah kabut asap belakangan ini.
Pada Sabtu (17/10/2026), komunitas lari X-Run Singapore dan Key Power Sports memutuskan untuk memindahkan sesi latihan mereka ke area dalam mal Marina Square. Langkah ini terpaksa diambil lantaran kualitas udara outdoor tergolong sangat buruk akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, sehingga mereka memilih berlari menyusuri lorong mal yang kebetulan belum buka.
Tercatat ada sekitar 12 orang pelari yang ambil bagian. Menariknya, salah satu peserta bernama Elmer Loy sukses mencatatkan jarak tempuh hingga 19 kilometer, sementara peserta lainnya bahkan ada yang menuntaskan jarak setengah maraton. Rute lari ini memanfaatkan lorong di dua lantai pertama mal yang berjarak sekitar 1,2 km per putaran, serta lantai ketiga seluas 800 meter. Tentunya, kegiatan tersebut sudah mengantongi izin resmi dari pihak pengelola mal.
Keputusan ini diambil menyusul pembatalan berbagai jadwal lari luar ruangan dalam dua pekan terakhir, ditambah langkah ActiveSG yang menutup fasilitas outdoor. Mengenai hal tersebut, seorang peserta mengungkapkan, “Tidak bisa lari di luar ruangan dalam kabut seperti ini, jadi harus kreatif.” Komunitas ini pun berniat meneruskan agenda lari di mal pada setiap Sabtu pagi selama situasi kabut asap ini belum usai.
Aksi anti-mainstream ini mendadak viral dan menunjukkan seberapa besar dampak dari kabut asap lintas batas tersebut. Diharapkan kondisi ini bisa segera membaik.
Sumber: Kompas | Kabut Asap Makin Parah, Pelari di Singapura Lari 19 Kilometer di Dalam Mal | Afif Khoirul Muttaqin, Inten Esti Pratiwi | 19 Oktober 2026
- ilustrasi AI

Leave a Reply